Terminologi Teori Bahasa

Beberapa terminologi dasar dari sebuah teori bahasa diantaranya:
- Alphabet
- Concatination / penyambungan
- String

Dalam teori bahasa, Istilah huruf = karakter = simbol dan istilah kalimat = kata = string.

• Simbol / huruf / karakter
Merupakan sebuah elemen alphabet yang memiliki makna unik / tunggal, misalnya symbol A dan symbol B yang memiliki makna berbeda.
• Alphabet
Dilambangkan dengan huruf capital miring, alphabet adalah himpunan tak kosong yang berhingga dari symbol – symbol.
• Kata / kalimat / String
Kata merupakan dereten symbol –simbol dari suatu alphabet

Contoh :

C = {a,b,c,1,2,3}

* Contoh diatas merupakan contoh sebuah alphabet C yang memiliki 6 buah symbol
* Contoh sebuah kata / string dari alphabet C: acca, back, 132, a12, dst.
* Kata acca dengan caac memiliki makna yang berbeda.
* Kata acca, 121, abba memenuhi aturan palindrome (walaupun kata dibalik memiliki makna yang sama).

Mengenal Teori Bahasa dan Automata

*Dasar-dasar teori bahasa dan automata

Teori bahasa dan automata merupakan salah satu komponen ilmu informatika, teori ini merupakan ide dan model fundamental yang mendasari sebuah system komputasi, teori ini juga bisa disebut sebagai sebuah teknik rekayasa untuk perancangan system komputasi.

Beberapa bidang ilmu lain yang mendukung pengembangan metode komputasi :

1. Biologi
Mempelajari jaringan neuron yang mengilhami ditemukanannya finite automata.

2. Rangkaian Elektronika
Mempelajari teori switching sebagai perancangan perangkat keras menggunakan finite automata.

3. Matematika
Mengembangkan system logika yang berguna untuk masalah pembuktian automata.

* Beberapa model komputasi dalam automata:

1. Finite automata (FA)
Sering juga disebut dengan Finite State Automata (FSA). Terdiri dari Deterministic Finite Automata (DFA) dan Non Deterministik Finite Automata (NDFA). Teori dasar dari FA sangat umum yaitu system pada saat berada di salahsatu state dari sejumlah state bergerak diantara state-state secara dapat diproduksi yang bergantung pada masukan ke system. Salah satu penerapannya adalah kompilasi/translasi bahasa pemograman tingkat tinggi menjadi bahasa mesin yang ekivalen. Finite automata merupakan jenis otomata yang tidak memiliki memori sementara, FA adalah kelas mesin dengan kemampuan paling terbatas.

2. Pushdown Automata (PA)
Terdiri dari Deterministic Pushdown Automata (DFA) dan Non Deterministik Pushdown Automata (NDFA). PA memiliki memori sementara dengan mekanisme stack LIFO (Last In First Out).

3. Turing Machine (TM).
Memiliki mekanisme Random Access Memory.

Dalam teori bahasa dan Automata digunakan model state (State Machine Model). atau biasa disebut model transisi (State Transition Model), pengembangan teori automata difasilitasi dengan perkembangan bidang Psycho Linguistik.

Mengenal Teori Bahasa dan Automata…

Teori bahasa dan automata merupakan salahsatu komponen ilmu informatika, teori ini merupakan ide dan model fundamental yang mendasari sebuah system komputasi, teori ini juga bisa disebut sebagai sebuah teknik rekayasa untuk perancangan system komputasi.

Beberapa bidang ilmu lain yang mendukung pengembangan metode komputasi :

1. Biologi

Mempelajari jaringan neuron yang mengilhami ditemukanannya finite automata.

2. Rangkaian Elektronika

Mempelajari teori switching sebagai perancangan perangkat keras menggunakan finite automata.

3. Matematika

Mengembangkan system logika yang berguna untuk masalah pembuktian automata.

Beberapa model komputasi dalam automata:

1. Finite automata (FA)

Sering juga disebut dengan Finite State Automata (FSA). Terdiri dari Deterministic Finite Automata (DFA) dan Non Deterministik Finite Automata (NDFA). Teori dasar dari FA sangat umum yaitu system pada saat berada di salahsatu state dari sejumlah state bergerak diantara state-state secara dapat diproduksi yang bergantung pada masukan ke system. Salah satu penerapannya adalah kompilasi/translasi bahasa pemograman tingkat tinggi menjadi bahasa mesin yang ekivalen. Finite automata merupakan jenis otomata yang tidak memiliki memori sementara, FA adalah kelas mesin dengan kemampuan paling terbatas.

2. Pushdown Automata (PA)

Terdiri dari Deterministic Pushdown Automata (DFA) dan Non Deterministik Pushdown Automata (NDFA). PA memiliki memori sementara dengan mekanisme stack LIFO (Last In First Out).

3. Turing Machine (TM).

Memiliki mekanisme Random Access Memory.

Dalam teori bahasa dan Automata digunakan model state (State Machine Model). atau biasa disebut model transisi (State Transition Model), pengembangan teori automata difasilitasi dengan perkembangan bidang Psycho Linguistik.