Menulis Karya Ilmiah

Setiap orang dituntut untuk memiliki 3 kemampuan dasar dalam berbahasa, kemampuan tersebut antara lain: reading (membaca), writing (menulis), speaking (berbicara), dan listening (menyimak). Nah dalam penulisan sebuah karya ilmiah dibutuhkan kemampuan menulis. Dalam berkomunikasi, menulis menjadi sebuah sarana dalam menyampaikan buah pikiran, pengetahuan, harapan, dan pesan. Sebuah karya tulis merupakan adalah hasil dari sebuah penelitian atau rekayasa dengan menggunakan metodologi yang sistematis, terukur, realistic dan konsisten. Bentuk – bentuk sebuah karya tulis beberapa macam, diantaranya: skripsi, tesis, disertasi, jurnal, proseding, laporan atau karya yang telah mendapat pengujian dan perstujuan para pakar.

Metode Ilmiah

Yang dimaksud dengan metode ilmiah adalah cara penerapan sebuah prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran (Almack 1939). Menurut Ostle (1975) sebuah metode ilmiah merupakan pengejaran terhadap sesuatuuntuk memperoleh suatu interelasi. Karena idealnya sebuah ilmu adalah memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis.

Urutan Kegiatan Penelitian (dari ruang lingkup besar menuju ruang lingkup kecil)
1. Total Research
2. Effective Research
3. Research Written Up
4. Total Published
5. Research Read

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s