Konsep Berorientasi Objek

Pemograman berorientasi objek didasarkan kepada beberapa konsep, diantaranya adalah:

1. Encapsulation (Pembungkusan)
Pada konsep ini berhubungan dengan konsep penyembunyian informasi/information hiding, proses ini mengumpulkan data dengan memanipulasinya menjadi satu entitas, pemanipulasian rinci dari proses ini dilakukan secara internal.
2. Pewarisan (Inheritance)
3. Kebanyakrupaan (Polymorphisme)
Merupakan pemanipulasian objek secara seragam dengan tipe yang berbeda.

Sebelum kita lebih jauh lagi membahas mengenai metodologi berorientasi objek, kita harus tau dan bisa membedakan antara istilah objek dan class.

:::: Pengertian Objek
Penjelasan mengenai objek ini sangat beragam, saya ambil sebagian pengertiannya dari beberapa ahli:

Roger S Pressman — Objek adalah representasi dari beberapa komposisi informasi yang harus dimengerti oleh software/perangkat lunak. bisa berupa ‘Entitas Eksternal’ (segala hal yang memproduksi maupun yang mengkonsumsi informasi), ‘Sesuatu benda’ (dokumen, mobil), ‘Peristiwa’ , ‘Kejadian’, ‘Peran’, ‘Sebuah Organisasi’, ‘Tempat’, dsb. Sebuah objek juga memiliki beberapa attribut. misalkan, Sebuah objek berupa mobil memiliki attribut: warnal mobil, tipe mobil, pemilik, dll.

Coad Yourdon — Objek merupakan abstraksi dari sebuah entitas nyata maupun tak nyata mengenai informasi mana yang harus disimpan.

Rumbaugh — Objek merupakan sebuah konsep, abstraksi atau sesuatu di dunia dengan batas – batas yang jelas, memiliki makna yang memberi penjelasan permasalahan di kehidupan nyata yang akan membantu pengimplementasian oleh komputer, sebuah objek dinilai memiliki state dan identitas.

:::: Generalisasi mengenai objek
Objek merupakan ‘benda’ baik fisik maupun konseptual yang ada di sekeliling kita. objek dibedakan menjadi : objek orang, objek tempat, objek benda, objek kejadian, dan objek konsep.

:::: Sifat – Sifat Objek

State — Kondisi dari objek atau suatu keadaan yang menggambarkan objek tersebut, yang dinyatakan oleh attribut / nilai internal suatu objek yang mencerminkan keadaan, karakteristik, koneksi dengan objek lain. perubahan state dicerminkan oleh behaviour.

Behaviour — Bagaimana objek bereaksi dan memberi reaksi, ditentukan oleh operasi – operasi yang dapat dilakukan oleh objek tersebut. Behaviour digambarkan oleh Interface, Service, dan Method dari objek tersebut.

* Interface : Diumpamakan sebuah pintu untuk mengakses objek tersebut, dalam pemograman berorientasi objek, objek dianggap sebuah Black Box yang berisi kumpulan code dan data. akses dari interface ini = pengiriman message.
* Services : Merupakan fungsi yang diemban oleh objek tersebut.
* Method : Mekanisme internal objek yang mencerminkan behaviour objek tersebut.
Bingung…?? sama😦
Aku temukan sebuah contoh ::
seseorang yang memiliki sebuah bola lampu, orang tersebut mengirimkan messsage melalui saklar, behaviour-nya merubah state bola lampu menjadi menyala atau mati….

mengenai class dibahas pada posting selanjutnya…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s